Review Money Heist: Korea, Persatuan Selatan-Utara Diuji Perampok Super Cerdas Nan Licik

Siapa yang tak kenal dengan salah satu serial jempolan dari Netflix yang bertajuk Money Heist, mengisahkan tentang perampok super yang memiliki ide cemerlang untuk meraup pundi-pundi uang yang begitu banyak.

Juga dirilis versi Koreanya, bertajuk Money Heist: Korea – Joint Economic Area, adalah adaptasi dari Money Heist La Casa De Papel yang merupakan serial Spanyol karya Álex Pina, ditulis kembali oleh Ryu Yong Jae, Kim Hwan Chae, dan Choi Sung Joon, serta ditangani oleh sutradara Kim Hong Seon yang sebelumnya sukses dengan drama L.U.C.A. : The Beginning.

Poster Money Heist: Korea dan Money Heist Original (Foto: Netflix)

Mengusung tema heist atau rentetan aksi perampokan, Money Money Heist: Korea – Joint Economic Area juga menggaet berbagai aktor dan aktris papan atas seperti Yoo Ji Tae yang berperan sebagai otak dari pencurian, alias sang Profesor, aktris Kim Yunjin yang berperan sebagai Seon Woojin, seorang polisi wanita yang mahir dalam negosiasi.

Sementara Park Hae Soo yang sebelumnya membintangi Squid Game, kini hadir sebagai Berlin yang membawa ketegangan dan Jeon Jong Seo yang menjadi karakter Tokyo dalam serial Money Heist: Korea – Joint Economic Area.

Kiri ke kanan: Profesor, Seon Woojin, Tokyo, Berlin (Foto: Netflix)

Melengkapi tim perampok yang beranggotakan 8 orang, adalah Moscow (diperankan Lee Won Jong) yang merupakan ahli penggalian serta anaknya yang jago dalam adu jotos, Denver (diperankan Kim Ji Hun).

Nairobi (diperankan Jang Yoon Ju), Rio (diperankan Lee Hyun Woo), Helsinki (diperankan Kim Ji Hoon), dan Oslo (diperankan Lee Kyo Ho) miliki latar belakang dan peran berbeda yang tentunya penting untuk aksi mereka.

Para bintang dalam serial Money Heist: Korea – Joint Economic Area (Foto: Netflix)

Mengisahkan Korea Utara dan Korea Selatan yang menyatukan perekonomian mereka dengan membuat Zona Ekonomi Bersama di Semenanjung Korea di tahun 2025, gagasan besar yang mungkin bisa saja terjadi di masa depan. Selain itu, juga terhadap penampilan yang mengejutkan dari salah satu boy group ternama Korea Selatan, hadir sebagai satu dari sekian banyak aspek penting persatuan Korea dalam Money Heist: Korea – Joint Economic Area.

Baca Juga :  Siap Temui ENGENE Indonesia, ENHYPEN Ingatkan Jadwal "Tokopedia TV Show Ramadhan Extra"!

Ketegangan sudah disuguhkan oleh Money Heist: Korea – Joint Economic Area di awal-awal episode, perasaan berdebar mulai dapat kalian nikmati dengan dimulainya aksi 8 perampok super tersebut di gedung Percetakan Uang Unifikasi Korea. Konflik internal karena perbedaan pandangan dari 8 kriminal tersebut juga tak terelakkan, menambah rasa deg-degan dalam menikmati serial ini.

Konflik internal terjadi diantara para perampok (Foto: Netflix)

Namun, beberapa karakter terlihat kurang ditampilkan dengan total, seperti Anne Kim (diperankan Lee Si Woo), membuat kepentingannya dalam serial tersebut antara ada dan tiada.

Selain perasaan berdebar, kekesalan kalian dipastikan memuncak dengan aksi dari Cho Young Min (diperankan Park Myung Hoon), direktur dari gedung Percetakan Uang Unifikasi Korea, yang memanfaat berbagai celah untuk menyelematkan dirinya dari para perampok. Jika dipikir kembali, siapa sih yang ingin jadi tawanan perampok? Tapi karena ini merupakan serial heist, pastinya kita mendukung aksi para perampok, bukan? haha.

Cho Young Min (diperankan Park Myung Hoon), para sandera diberi pengarahan (Foto: Netflix)

Beberapa karakter di Money Heist: Korea – Joint Economic Area memiliki misi utama yang mirip dengan serial aslinya, namun dikemas kembali dengan gaya sineas Korea Selatan. Dibanding terlihat seperti kutu buku, sang profesor tampak berkarisma dengan intelegensi tinggi.

Sementara Berlin yang manipulatif, dibawakan oleh Park Hae Soo dengan penampilan yang bikin merinding, menyuguhkan vibe kental kriminal asal Korea Utara.

Hasil CGI dalam serial Money Heist: Korea – Joint Economic Area (Foto: Netflix)

Teknologi grafis komputer yang disuguhkan terbilang cukup namun tak memuaskan, beberapa bagian, seperti kereta yang meluncur dari Korea Utara ke Selatan atau latar belakang dari pepohonan di taman dalam beberapa adegan di serial Money Heist: Korea – Joint Economic Area terlihat… CGI.

Secara keseluruhan, Money Heist: Korea – Joint Economic Area menjadi serial aksi heist yang menegangkan dan membuat kalian kagum dengan cepatnya profesor dan antek-anteknya menanggulangi berbagai ‘rencana kejutan’ dari pihak polisi dan sandera. Namun akan menjadi ajang perbandingan jika kalian sudah menyaksikan Money Heist La Casa de Papel sebelumnya.

Baca Juga :  Libur Wamil, Shownu Jadi Leader MONBEBE di Konser MONSTA X!

Jangan sampaikan ketinggalan untuk menyaksikan Money Heist: Korea – Joint Economic Area, dirilis pukul 14.00 WIB, 24 Juni 2022 mendatang, saksikan hanya di Netflix! (www.kpopchart.net)